ASI yang tidak dikeluarkan akan menumpuk dan menimbulkan penyumbatan di dalam payudara sehingga dapat berujung peradangan.
Jika payudara sudah terasa penuh ASI, bujuklah bayi untuk menyusui. Anda tidak perlu menunggu sampai si kecil merasa lapar.
Istirahat akan menghilangkan stres dan meningkatkan kekebalan tubuh Anda kembali.
Kompres payudara Anda dengan kompres hangat dan dingin. Kompres dingin menghilangkan rasa nyeri, sedangkan kompres panas membantu memerangi peradangan.
Pemijatan akan meningkatkan sirkulasi, mengurangi penyumbatan payudara, serta membantu meningkatkan faktor imunitas di payudara. Pijatlah payudara Anda sambil mandi air hangat atau berendam air hangat.
Penghentian ini dapat menyebabkan terjadinya infeksi kuman penyakit pada payudara yang dapat berlanjut menjadi abses payudara (payudara bernanah). Susuilah bayi lebih sering di payudara yang meradang. Susuilah payudara yang meradang sampai kosong, karena apabila ada yang tersisa, maka payudara akan lebih mudah terinfeksi kembali. Sebaiknya langsung susui bayi (jangan mengambil susu dengan pompa), kecuali jika terpaksa karena bayi menolak menyusu.
Setelah itu baru ganti ke payudara yang sakit. Cara ini akan mengurangi nyeri saat menyusu. Bayi Anda mungkin saja menolak untuk menyusu pada payudara yang meradang. Hal ini disebabkan karena peradangan pada kelenjar susu meningkatkan kadar sodium (garam) sehingga rasa ASI menjadi asin.
Apabila peradangan terus berlanjut, segeralah periksa ke dokter.
Senin, 03 Oktober 2011
Pencegahan Radang Payudara saat Menyusui
Beberapa cara dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya radang pada payudara saat menyusui. Antara lain sebagai berikut :
1. Keluarkan kelebihan ASI dengan segera.
2. Susui bayi sesering mungkin dan jangan memperpanjang jarak antar tiap waktu menyusui.
Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi radang payudara:
Istirahat
Kompres payudara secara bergantian
Pijat daerah yang sakit
Jangan berhenti menyusui meskipun payudara meradang
Mulailah menyusui dengan payudara yang sehat
Kebanyakan bayi tidak menyadari rasa asin ini, tetapi ada bayi yang menolak untuk meminumnya. Apabila bayi Anda menolak, mulailah menyusui dari payudara yang sehat, baru selanjutnya tukar ke payudara yang meradang.
Sumber: Buklet Prenagen "Perawatan Payudara dalam Masa Kehamilan dan Menyusui"
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar